detak-detak

sekitar tahun 2001, pas kelas 2 SMU gua pernah nulis lagu  judulnya "detak-detak".
lagu itu bercerita tentang perjalanan hidup seseorang yang akhirnya harus berakhir direnggut
oleh "drugs". di lagu itu gua coba ngangkat suatu keadaan yang bakal gua alamin kalo gua ada
diposisi orang itu yang ternyata gak cuma ada dikondisi terbelenggu oleh drugs, tapi dimana pun.
kadang aktivitas, rangkaian rutinitas bahkan ritual atau hobi sekalipun dapat menjadi candu…
yang membuat kita menagih lagi… lagi… dan lagi….
saat itu kemudian kadang kita lupa masih ada sisi2 lain hidup kita….. seakan kemudian kita gak bisa lagi mengenali diri kita seutuhnya…
ia sudah terbungkus kejenuhan, kebekuan disekitarnya… dan gak tau mo ngapain

dan ini sepenggal bridge dan reff nya:

"namun, saat ku lewati mimpi
terhempas ku, kehilangan arah
     dan coba aku pahami
     lintasan takdir yang harus kulalui……
reff:
terdiam ku sejenak
tak dapat menatap utuh cerminan diriku…
terjerat mimpi kosong
sesaat, menghilang tinggalkan pahitku"

MENGOPTIMALKAN IKLIM BERAKTIVITAS DALAM

MENGOPTIMALKAN IKLIM BERAKTIVITAS DALAM

PENGEMBANGAN SUMBER DAYA ANGGOTA

Diedit
dari “Analisis kondisi Kader dan Kaderisasi Nymphaea Sekarang”,

 September 2004

Oleh
: Ardian Perdana Putra

 

Apa yang bisa diharapkan dari kondisi
kaderisasi yang monoton dan hanya menjadi suatu tradisi yang berulang-ulang
tiap tahun? Kaderisasi awal Nymphaea tiap tahunnya disikapi tidak jauh berbeda
dengan acara Wisudaan setiap tiga kali setahun. Mengapa saya bilang begitu?
Kita lihat saja, variasi dan temanya boleh beda, tapi polanya tidak pernah
berubah.

Saya jadi bertanya-tanya, kaderisasi ada karena kita
butuh kader
, atau karena setiap tahun akan datang mahasiswa angkatan
baru di biologi
? Jika opsi pertama yang sedang kita lakukan, maka tentunya
kita sadar, kaderisasi muncul karena Himpunan ingin bergerak dari suatu kondisi
menuju kondisi yang lebih baik (dengan kata lain himpunan telah memiliki
suatu visi masa depan
yang dicerminkan dengan adanya suatu gambaran
“bagaimana seharus Nymphaea beberapa tahun lagi?”) . Dari sini kemudian akan
didapat suatu targetan-targetan pencapaian dari aktivitas himpunan dalam
beberapa tahun
. Kemudian barulah muncul kriteria-kriteria kebutuhan
kader untuk mendukung terlaksananya targetan-targetan tersebut
.

Kenyataannya di himpunan kita, yang terjadi adalah
pemegang wewenang pelaksanaan kaderisasi (badan pengurus Nymphaea), tidak
memfungsikan diri dengan memperhatikan analisis kebutuhan himpunan akan kader
yang tak lain timbul dari alur diatas. Yang terjadi adalah sebelum konsep dan
arah kaderisasi yang jelas muncul, yang lebih dulu terlintas dalam otak kita
adalah “kaderisasi awal Nymphaea terbagi 2 tahap, interaksi dan Intensif
(PPLN)”.

Sebenarnya, jika semangat berkegiatan bisa lebih
dihidupkan maka profesionalitas kader akan ter-upgrade dengan sendirinya.
Tetapi tentunya bukan sekedar sebuah semangat semata. Perlu adanya suatu
kepengurusan dengan karakter yang mendukung munculnya kreativitas dan ide-ide
cemerlang dari anggota. Hal tersebut kemudian saya rumuskan dalam misi yang
saya tawarkan, yaitu:

1. Membuka
peluang berkegiatan bagi seluruh anggota dalam orientasi pengembangan SDA di
berbagai bidang.

2.  Membentuk kepengurusan yang profesional,
akomodatif dan fasilitatif dengan membuka partisipasi anggota dalam
pewujudannya.

3. mengembangkan
pola komunikasi yang intensif dan efektif di himpunan, mewujudkan hubungan
kooperatif, mutual, dan sejajar dengan elemen kemahasiswaan lainnya, serta
menjalin kemitraan dengan departemen, elemen masyarakat.

4. membangun
orientasi pengabdian masyarakat dalam pengembangan potensi kebiologian.

Memang,
sebagai suatu lembaga yang sudah diberikan kepercayaan untuk mengelola
keberlangsungan himpunan, badan pengurus dituntut untuk mampu menyediakan
berbagai fasilitas yang membuka peluang anggota untuk terlibat dalam
berkegiatan, dalam bentuk pengadaan event yang menyerap orang banyak, support
akademik agar terbentuk pola yang seimbang antara keorganisasian dan
perkuliahan, mengusahakan ketercukupan finansial dari anggota dan berbagai
sistem pendukung agar tercipta suatu kondisi yang kondusif bagi pengembangan
soft skill dan kemampuan sosio-manajerialnya. Namun hal tersebut tidak akan
tercipta tanpa adanya support anggota. Karena himpunan pada hakikatnya adalah
keseluruhan anggota.

tersenyumlah….

Tersenyumlah…

Diatas kereta
antara Semarang-Jakarta, akhir 2002

 

Bidadari….. takku ingin kau menangis

Menahan perasaan yang kian menyesak jiwa

Melupakan hal terindah hidupmu….

 

Tak ingin kau memudar menahan amarah

Tak dapat mengalahkannya….

Menghilangkan bagian terindahmu….

 

Maka
tersenyumlah… dan pahami masih luas dunia kau arungi

Dan
bangkitlah…. jangan biarkan hitam membungkus hatimu

Hilangkan semua
lirih yang menepis senyuman mu

Bahagialah….
anugrerahnya masih tercurah padamu…

Tersenyumlah….

 

Murung… bagai
kau pandangi langit kan terus hitam

Seakan sinar
mentari takkan pernah menyinari

Dan mendung
takkan kunjung pergi

 

Hadapilah dunia
takkan pernah seburuk kau kira

Ia simpan
indahnya, saat kau temukan dirinya

Biarkan Ia
bahagiakan mu……

 

Maka
tersenyumlah… dan pahami masih luas dunia kau arungi

Dan
bangkitlah…. jangan biarkan hitam membungkus hatimu

Hilangkan semua
lirih yang menepis senyuman mu

Bahagialah….
anugrerahnya masih tercurah padamu…

Tersenyumlah….

 

Tersenyumlah….
untukku

Sentuhlah…
dengan hatimu

Tenangkanlah…
jiwaku

Biarkan semua…
semua…

 

visi,misi,proker

Visi:

“ Dinamisasi Iklim beraktifitas di Nymphaea,
menuju Pengembangan Sumber Daya Anggota yang Efektif dan Kontributif”

 

Misi:

1. Membuka peluang berkegiatan bagi seluruh anggota dalam orientasi
pengembangan SDA di berbagai bidang.

2.  Membentuk kepengurusan yang
profesional, akomodatif dan fasilitatif dengan membuka partisipasi anggota
dalam pewujudannya.

3. mengembangkan pola komunikasi yang intensif dan efektif di
himpunan, mewujudkan hubungan kooperatif, mutual, dan sejajar dengan elemen
kemahasiswaan lainnya, serta menjalin kemitraan dengan departemen, elemen
masyarakat.

4. membangun orientasi pengabdian masyarakat dalam pengembangan
potensi kebiologian.

 

Proker:

a. Kondisional:

NHT (Nymphaea Home Tournamen)

Deskripsi :Sebuah
usaha untuk memfasilitasi minat dan
bakat anggota melalui lomba-lomba dan mengakrabkan anggota Nymphaea.

Pelaksanaan :
Bulan mei atau pasca UAS.

Tema :
belum terpikirkan.

 

Diklat Badan Pengurus

Deskripsi :
Pembekalan pengurus inti dan staf-stafnya dalam rangka penyatuan persepsi dan
merumuskan strategi pencapaian visi dan misi kepengurusan. Dibuat satu paket
bersama Musyawarah kerja.

Pelaksanaan :
sebelum serah terima jabatan Kahim, atau bulan pertama kepengurusan (Mei).

 

Bioexpo 2006

Deskripsi :
Serangkaian acara dalam kerangka keprofesian dan kebiologian dengan penekanan
orientasi Pengabdian Masyarakat. Hal yang ingin dicapai adalah kampanye publik
tentang aplikasi lintas disiplin antara biologi dan bidang-bidang ilmu lainnya
(yang terpikirkan: perminyakan dengan MEOR-nya, Pertambangan dengan bakteri
pemurni logam, rekayasa teknologi pangan dan sumber pangan alternatif, Konsep
green city dengan TL dan PL dll.). rangkaian acara itu akan dimulai dari awal
kepengurusan hingga akhir Pebruari. Dimulai dengan seminar FKHD dengan tema
Keprofesian berorientasi Pengabdian masyarakat.

Pelaksanaan :
sepanjang kepengurusan.

 

Nymphaea Goes To Pimnas

Deskripsi :
Usaha untuk merangsang semangat keilmuan yang prestatif di departemen melalui
support dalam pengadaan penelitian independen mahasiswa. Support dapat berupa
pengusahaan beasiswa riset, pembenahan di N-brain, kuliah orientasi (suatu
pembekalan awal bagi yang akan mengambil mata-kuliah Proyek ekologi, proyek
Mikro dan Biosistematik dengan targetan pembelajaran yang lebih optimal di
kuliah-kuliah tersebut).

Pelaksanaan :
sepanjang kepengurusan.

 

b. Yang lain : Wisudaan, Kaderisasi awal (interaksi), magang angkatan 2005,
Program pengenalan lapangan.

aduh telat…..

udah beberapa minggu gak ngisi blog ini karena gaada internet gratisan di salaman maupun himpunan.
akhir tahun ini ternyata musibah datang, sebagai bagian dari rencana tuhan terhadap hambanya. dasar orang yang nggak peka, dua hari setelah kejadian baru mikir:”waduh, sodara di lhokseumawe, gimana kabarnya ya…?”, sehari berikutnya baru ikut nimbrung dikabinet, bantu-bantu ngegalang dana.
gua ucapkan salut deh kepada rekan2 PSIK yang keliatan lebih konkret untuk menginisiasi koordinasi pengumpulan bantuan untuk aceh, dan jga anak UKA, semoga diberi ketabahan dalam mnghadapi kehilangan sanak famili yang dirasakan.
***
sehari di sekre, eh… besoknya disuruh berangkat kejakarta. nganter bantuan ke markas TNI-AL. ternyata disana udah penuh euy. jadi dialihin ke KOARMABAR. kalo dilihat sih, kita seperti biasa tidak terkoordinir. kendala yang terjadi sumbangan banyak ynag datang, tanpa ada yang bisa meneruskannya ke yang berhak. abis gimana dong coy…. TNI-AL gak jelas gitu kerjanya…….

aduh telat…..

udah beberapa minggu gak ngisi blog ini karena gaada internet gratisan di salaman maupun himpunan.
akhir tahun ini ternyata musibah datang, sebagai bagian dari rencana tuhan terhadap hambanya. dasar orang yang nggak peka, dua hari setelah kejadian baru mikir:”waduh, sodara di lhokseumawe, gimana kabarnya ya…?”, sehari berikutnya baru ikut nimbrung dikabinet, bantu-bantu ngegalang dana.
gua ucapkan salut deh kepada rekan2 PSIK yang keliatan lebih konkret untuk menginisiasi koordinasi pengumpulan bantuan untuk aceh, dan jga anak UKA, semoga diberi ketabahan dalam mnghadapi kehilangan sanak famili yang dirasakan.
***
sehari di sekre, eh… besoknya disuruh berangkat kejakarta. nganter bantuan ke markas TNI-AL. ternyata disana udah penuh euy. jadi dialihin ke KOARMABAR. kalo dilihat sih, kita seperti biasa tidak terkoordinir. kendala yang terjadi sumbangan banyak ynag datang, tanpa ada yang bisa meneruskannya ke yang berhak. abis gimana dong coy…. TNI-AL gak jelas gitu kerjanya…….

tentang ketuhanan

Apa yang rumit dari konsep agama?
mengapa ada saja topik untuk memperdebatkan agama?
dari antar sesama satu agama karena beda pemahaman dan penafsiran, hingga antar agama menyoal ketuhanan bahkan percintaan.
Tadi pagi saya merenung, kemudian tiba tiba saja muncul suatu kalimat dibenak saya. “agama dibangun secara egosentris dengan tuhan sebagai pusatnya. tak ada kata kompromi dalam dogma agama, karena harus kita yakini tuhan dengan segala kesempurnaannya pasti sangat paham dengan “hasil rancangannya” dan apa yang digariskan sebagai “rule” bagi si ciptaan itu (bahasa populernya sunnatullah). Saat kita percaya tuhan, maka tak ada pilihan lain selain mengikuti setiap dogma agama.

oleh karena itu saya pikir sangat tidak masuk akal soal memandang konsep agama secara liberal apalagi MENGGUGAT agama. punya hak apa manusia mempertanyakan relevansi hukum yang ditetapkan si pencipta dirinya. bukankah cukup ” Laa yukallifullaha illa wus’aha”?

memaknai lebaran dan ramadhan

beberapa waktu lalu saya mendengarkan sebuah obrolan tentang hakikat ramadhan. si narasumber mengungkapkan tentang kesalahkaprahan orang indonesia dalam memaknai kata idul fitri, yang dinyatakan sebagai “hari kembali ke fitrah/kesucian”.

fitri atau fitr dalam ejaan arab yang benar memiliki relasi makna yang sama dengan “ifthor” yang berarti berbuka. sebenarnya idul fitri berdasarkan pemaknaan tersebut adalah “momen mulainya orang muslim “berbuka”, setelah sebulan penuh wajib berpuasa”. jadi sebenarnya kurang tepat kalau “ujug-ujug” setelah puasa kita merasa terbebas dan merasa selama sebulan ini kita telah melewati “pencucian dosa” salah jika kemudian kita menganggap setelah ramadhan kita kembali suci…. bayangkan jika kemudian anggapan kita terhadap ramadhan seperti itu, maka seakan-akan ramadhan adalah sebuah prosesi pembaptisan dong…. Padahal kita tahu bahwa kita tidak mengenal model pencucian dosa macam itu…

dalam ajaran islam yang agung nilai baik-buruk suatu amal merupakan konsekuensi dari apa yang kita perbuat. “ajr”/ganjaran yang kita dapat di akhirat merupakan akumulasi amal kita di dunia. jadi sebenarnya tidak relevan anggapan dosa kita terbayar kontan di akhir ramadhan…

ada hakikat yang lebih dalam dari diistimewakannya ramadhan dibandingkan bulan lainnya.

setidaknya itu menurut saya, ramadhan merupakan starting sekaligus ending point dari evaluasi amal kita seumur hidup. jadi, ramadhan itu ibaratnya adalah sesuatu yang wajib dipersiapkan sepanjang tahun. 11 bulan, kita gunakan untuk mempersiapkan performa amal ibadah terbaik kita di bulan yang istimewa itu.

lalu kita jalani ramadhan, dan sudah sepatutnya kita selalu niatkan ramadhan yang akan kita lewati saat ini adalah momen hijrah kita dalam menjadi figur pribadi seorang hamba, dan makhluk sosial yang lebih baik setelah ramadhan. dan saat iedul fitri menjelang, saat itulah kita sepatutnya meng evaluasi diri, apa yang masih kurang dari ramadhan saya tahun ini, semakin baikkah atau semakin buruk? ramadhan adalah cerminan seperti apa sebenarnya diri kita setahun ini.

dan itulah yang harus kita benahi sejak lebaran hingga ramadhan kembali menjelang.

saya pikir itulah mengapa adanya amalan sunnah i’tikaf di sepertiga akhir ramadan, dan mengapa sepuluh hari terakhir tersebut begitu istimewa… karena itulah momen kontemplasi dan puncak perenungan terhadap hakikat diri sebagai hamba diharapkan untuk kita lewati…..

nb: apa yang saya tulis tak lebih adalah bentuk penyesalan terhadap amal ramadhan saya tahun ini yang amasih sangat buruk…..

disertai doa…. ya.. allah izinkan aku bertemu kembali dengan ramadhan… walau hanya sekali…. dan jadikanlah ramadan yang akan datang selalu menjadi ramadhan terbaikku…. ya… allah syahidkan aku dibulan ramadhan…

eS eM eS iedul fitri

Ini adalah beberapa SMS lebaran dan jawaban-jawaban dari beberapa teman.

(sayangnya beberapa keapus)

teh Nova:

asslm. dg izin allah akhirnya sms ini bs tkirim tuk sampaikan MAAF LAHIR BAThIN. taqabbalallahu minna wa minkum:)

teh ELMA:

awal ramadhan…:

Bismillah.. dengan harapan memulai Ramadhan dgnhati suci&mgkn sj ini ksempatan terakhirku dlm hdp, maka dgn sgala kerendahan hati aku mhn maaf untuk sgl ksalahan 🙂

hari lebaran….:

alhamdulillah.maafkanJgSemuaSlhKu,agarTenangHtIniKtkMenghadap4JJ1.Kmrn aku milad ke 21,mhn doanya agar bs lbh “+”dlm mengoptimalkan sisa umur. smg km tumbuh lbh “+”dr sekedar presiden:)

teh dewi:

taqabbalallahu minna wa minkum,I ask allah 2 guide u on the right way and make u strong to keep go on till a heaven on your arms

tgl 21″oleh2 party”j8 Dbiotr-maafin DW ya.

teh sri:

atas tak tjgnya lisan,tak amanah thdp janji, prasangka yang tak terungkapkhlf yang dilakukan mhn maaf lhr batin. taqabbalallahu minna wa minkum.kullu aamin wa antum bikhair#sri

Haldi:

utk ucapanku yag tak santun,hatiku yg tak tjaga&semua kekhilafan saya,mhn diikhlaskan zahir & bathin.taqabbalallahu minna wa minkum.jgn lupa kuenya:)

-haldi-

Through this..Ihope you to fogive for all my vault n mistakes. taqabbalallahu minna waminkum.happy idulfitri 1425H

>dadan

>GL ’04

Just another Ardian Perdana Putra: Muda, Berkarya, Melayani site