Category Archives: Uncategorized

My Online Indie Album: [pre]MATURE

Wanna support? Make a review on your blog, share this album with your YM, Facebook, FS dll. I’m very thankful for that.

===================
ABOUT [pre]MATURE
===================
Sebuah album rekaman iseng yang dikerjakan dengan sumberdaya yang sederhana. Hanya dengan sebuah komputer second (kompie perjuangan yang dicicil sedikit demi sedikit dari mouse, kibord, harddisk, cpu, hingga akhirnya kesampaian beli monitor bekas) Athlon 1,66 GHz, Soundcard Onboard, ram 128 Mb, gitar akustik pinjaman dan 2 headset merk murahan. Software yang digunakan hanya Audacity karena opensource, meskipun OSnya tetep pake Windows. Bagaimanapun, Alhamdulillah… akhirnya kesampaian juga ngerekam album Indie ini. Berhubung fasilitasnya juga terbatas, pengetahuan dan skill recordingnya juga terbatas, jadi harap maklum kalo suaranya sangat jauh dari sempurna (Cie… inget Andra & The Backbone “Sempurnaa…”). Masih banyak banget bunyi ‘kresek-kresek’ di beberapa lagu, dan bunyi tik-tak-tik-tak… jujur deh, nyerah gak tau cara ngilanginnya.

Album ini berawal dari sebuah mimpi lama yang belum kesampaian. Pas mulai kenal sama gitar (kelas 1 SMU) pernah terlintas cita-cita untuk jadi musisi. Berhubung emang dari dulu punya hobi bikin puisi (walaupun katrok bin norak) akhirnya coba disalurkan juga dalam bentuk lirik-lirik lagu. Sebenarnya sampai akhir kelas 3 SMU sudah terkumpul sekitar 20-an lagu, sebagian sudah lengkap lirik dan chordnya, sebagian baru liriknya saja atau chordnya saja yang lengkap. Lirik-lirik lagu tersebut saya dokumentasikan dalam buku catatan (yang nggak diisi harian). Mimpi untuk punya band tampaknya hingga sekarang sulit untuk saya hapus dari cita-cita. Maka meskipun sederhana, album ini adalah sebuah titik awal… dan semoga bukan titik akhir dari jalan yang saya retas agar mimpi itu terwujud.

=========================
[pre]MATURE AND MY DREAM
=========================
Kenapa dinamakan [pre]MATURE? Karena album ini dipublish dengan modal nekat dan seadanya. Yang terlintas dipikiran cuma satu… pokoknya whatever launching dan bisa didengar orang. Karena modal juga terbatas dan memang tidak berencana membuat album indie ini komersil (Mungkin suatu saat nantiiii…), maka media yang paling memungkinkan adalah via internet. Saya tinggal Upload dan siapapun bebas mendownload lagu-lagu saya ini. InsyaAllah saya tidak keberatan anda melakukan apapun terhadap lagu ini, selama masih menghargai kreativitas saya (bukan hak cipta, karena hak mencipta hanya milik Allah yang Maha Tinggi).

Mimpi & Harapan masa depanku:
1. Ada Recording Company yg ngelirik & bisa bikin album pro
[pre]MATURE merupakan ‘independent mini-album’ yang berisi 6 single dengan 4 bonus track. Ini merupakan album ke-0 saya. Seperti yang saya sebutkan diatas, saya punya cita-cita untuk membuat album rekaman sendiri dan meluncurkannya sebagai CD serta kaset sebagaimana layaknya album musik profesional. Dalam imajinasi saya, saya memberi nama album pertama saya dengan judul ‘sebuah konsep’ yang berisi mungkin 8-12 lagu. Nantinya ‘sebuah konsep’ akan dilanjutkan dengan album kedua dengan judul ‘The Guitar Trilogy’ yang kebanyakan lagunya bertema seputar ‘Aku, Kamu, Musik dan Gitar’.

2. A dream Band named ‘The RAO Band’
Makanya, album indie ini dirilis dengan nama author Ardee The RAO. Yang ada dalam bayanganku, band ini personilnya bisa menggunakan lebih dari satu alat musik, sehingga dalam setiap lagu bisa dilakukan rotasi personil. Mungkin bisa jadi kadang-kadang seorang drummer menjadi gitaris, dilagu lain sebagai vokalis, dan dilagu yang lain juga sebagai bassist. Apa aku siap? Sebenarnya tidak… dengan vokal pas-pasan dan skill gitar seadanya… mimpi itu masih butuh jalan panjang. Tetapi bukan hal yang mustahil kan? Blue print dari band tersebut mungkin ada disemua personil L’arc En Ciel… thats why i like them most.

3. Manajer Band sekaligus merangkap Manajer Pribadi sekaligus Istri yang solehah… hohoho

4. Punya Gitar Gibson Les Paul kayak punya Piyu

4. Laguku enak didenger orang dan alhamdulillah kalo menginspirasi orang.

=======================
[pre]MATURE Songs List
=======================
1. Detak-Detak

http://inspiringindonesia.com/1_[pre]MATURE_detak-detak.mp3
2. Save My Soul

http://inspiringindonesia.com/2_[pre]MATURE_save-my-soul.mp3
3. Mungkin Suatu Saat Nanti

http://inspiringindonesia.com/3_[pre]MATURE_Mungkin-Suatu-Saat-Nanti.mp3
4. Tersenyumlah

http://inspiringindonesia.com/4_[pre]MATURE_tersenyumlah.mp3
5. Ya Sudahlah…

http://inspiringindonesia.com/5_[pre]MATURE_ya-sudahlah.mp3
6. Kaos Oblong

http://inspiringindonesia.com/6_[pre]MATURE_kaos-oblong.mp3
7. Jam Session ‘Syukur’ (Nasyid Acapella)

http://inspiringindonesia.com/7_[pre]MATURE_JamSession_Syukur(nasyid-jadoel).mp3
8. Tersenyumlah (chorus)

http://inspiringindonesia.com/8_[pre]MATURE_JamSession_Tersenyumlah(Chorus).mp3
9. Kaos Oblong (another version)

http://inspiringindonesia.com/9_[pre]MATURE_kaos-oblong-v2.mp3
10. Jam Session with Laruku’s ‘Dive To Blue’

http://inspiringindonesia.com/10_[pre]MATURE_JamSession_Dive-to-Blue(laruku).mp3

======================
STORY BEHIND THE SONG
======================
1. Detak-Detak
Lagu ini ditulis waktu kelas 2 SMA. Bercerita tentang kisah hidup seorang pengguna narkoba dari saat dia lahir hingga hari terakhir hidupnya. Fokus pesannya ada pada kesadaran dan sesal yang muncul, serta keinginan untuk taubat yang sayangnya nggak kesampaian saat sakaratul maut menjemput. Lagu ini didedikasikan buat seorang teman… dan mereka yang tidak/belum bisa lepas dari jeratan drugs.

2. Save My Soul
Salah satu lagu paling baru, ditulis sekitar januari-februari 2008. Sebuah kisah tentang harapan tentang pelangi masa depanku.

3. Mungkin Suatu Saat Nanti
Lagu ini ditulis ditengah persiapan SPMB, sekitar Mei 2003. Awalnya diharapkan bisa dibawakan saat perpisahan SMU, tapi nggak kesampaian. Tentang arti persahabatan, pertemuan, perpisahan, harapan akan masa depan dan sebuah doa.

4. Tersenyumlah
Lagu ini ditulis akhir 2002 diatas kereta antara Semarang-Jakarta. Terinspirasi oleh seorang saudari sepupuku, Hani, bidadari kecilnya om Taufik.

5. Ya Sudahlah…
Hahaha… salah satu lagu paling iseng dan spontan yang kutulis sekitar pertengahan 2003. Berawal dari gonjrang-ganjreng iseng Dm-Am-Dm-Am akhirnya malah sekalian dikasih lirik. Temanya juga iseng, nghayal abisss… padahal serius aku belum pernah pacaran.

6. Kaos Oblong
Sebuah lagu tentang cinta… (Cieee…. Hoekk!!) Cinta pada kaos oblong, simbolisasi yang pas untuk pemaknaan cinta yang lebih universal. Ditulis pertengahan 2003, udah ada aroma-aroma mahasiswa… hahaha. Padahal lulus SPMB aja belom.

7. Jam Session ‘Syukur’ (Nasyid Acapella)
Nasyid kenangan bersama Vocal Group (Nasyid) Al-Ankabut 17 di Pesantren Husnul Khotimah. Sampe sekarang nggak tau siapa pelantun dan penulis liriknya… pokoknya nasyid ini kesannya mendalam, meski sederhana.

=================
PERSONAL PROFILE
=================
Musisi : Ardee The RAO
Nama Asli : Ardian Perdana Putra
Pekerjaan : Masih-mahasiswa-semester-akhir-sekali-di-institut-teknologi-tjap-gadjah-doedoek
TTL : Jakarta, 28 Agustus 1983
Hobi : Blogging, Desain Grafis, Masak, Nulis Lagu & main Musik.
Musisi yang menginspirasi: PADI, L’arc En Ciel, Tohpati, Shoutul Harokah
Preferensi musik: Vokal, Gitar, Gitar Bass
HP: 022 92456409
Email: delcardino@yahoo.com (FS, YM, Facebook)
Blog: http://ardee.cmsku.org

Solusi Ahmadiyah: 7 agama di KTP

Solusi Ahmadiyah: 7 agama di KTP (+ sedikit Referensi)

Sesuai judul, saya pikir solusi yang cukup moderat baik bagi umat islam maupun kaum ahmadiyah adalah dengan campur tangan penuh pemerintah dalam bentuk pengesahan ahmadiyah sebagai agama baru yang secara total terpisah dari islam. Selain itu revisi aturan seputar pembuatan KTP juga perlu dilakukan. Yaitu dengan menambahkan satu opsi baru dalam pilihan agama yang di cantumkan di KTP sebagai agama yang diakui pemerintah. Hal ini seharusnya cukup dapat menjadi jawaban yang bisa diterima mayoritas pihak, mengingat sebenarnya jika kita lihat kebelakang yang menjadi inti konflik Muslim vs Penganut Ahmadiyah adalah masih ngototnya para penganut ahmadiyah tersebut untuk tetap dianggap sebagai bagian dari umat islam.

Sedikit merunut ke belakang, beberapa inti ajaran yang kontras berbeda adalah pengakuan adanya nabi setelah Muhammad SAW (sebenarnya ahmadiyah sendiri tidak semuanya seperti itu, merekapun terpecah menjadi dua aliran; Yang mengakui MGA sebagai nabi a.k.a Ahmadiyah Qadiyani dan yang mengakui MGA hanya sebatas wali a.k.a Ahmadiyah Lahore). Walaupun tidak semua kalangan ahmadiyah mengakui MGA sebagai nabi, namun salah satu kepercayaan fundamental umat islam yang ‘diserang’ adalah seputar apa yang saya sebut Ke-Mahdi-an, dialektika seputar imam akhir zaman, yang secara kepercayaan sebenarnya termasuk hal mutasyabihat dan diperdebatkan penafsirannya. Wajar jika kemudian kemudian serta-merta pemikiran ini melukai perasaan umat islam mayoritas, ketika kemudian diungkapkan bersama dengan pengakuan diri mereka sebagai seorang muslim. Satu hal lagi yang harus digarisbawahi, Ahmadiyah Qadiyani adalah mayoritas di intern ahmadiyah sendiri yang berarti masalah kenabian MGA adalah sebuah kepercayaan yang umum dianut oleh pengikutnya.

Jika kemudian segelintir pendapat menyatakan bahwa cara yang harus ditempuh menghadapi ‘aliran yang dianggap menyimpang’ (mengutip komentar di “Ahmadiyah Sesat atau Terlihat sesat ?” http://independen69.wordpress.com) adalah dialog, maka sesungguhnya dialog tersebut sudah sejak lama dilakukan. Saya sendiri pernah tinggal bertetangga dengan penganut Ahmadiyah di daerah Kuningan. Saya tinggal dan mesantren di Ponpes Husnul Khotimah (desa Manis kidul) dan mereka bermukim di desa tetangga (manis lor). Dialog dengan kalangan ahmadiyah pernah terjadi sekali (sebatas pengetahuan saya) saat saya menjadi santri disana. Saat ini bukan lagi dialog yang dapat menjadi pemecahan dari konflik horizontal yang terjadi di masyarakat, kini saatnya pemerintah turun tangan sebagai penjaga kebebasan beragama dinegeri ini. Dan yang utama diperlukan oleh umat islam sekarang adalah rasa nyaman dan aman dari ancaman kepercayaan ~maaf~ ‘menyimpang’ yang bisa kapan saja merampas keimanan keluarga dan kerabat dekat mereka. Seperti juga ahmadiyah yang membutuhkan rasa aman untuk menjalankan kepercayaannya.

Sedikit sebagai referensi dialektika seputar kepercayaan ahmadiyah mungkin saya coba kutip beberapa tulisan dari thread komentar mas Daeng Limpo, untuk selengkapnya bisa dilihat di blog beliau. Dari thread ini jelas bahwa mereka (Ahmadiyah Qadiyani) jelas2 mengakui adanya Nabi setelah nabi Muhammad, apapun argumen mereka seputar pemaknaan ‘Khatamun Nabiyyin” (yang ultimately gharib/asing dikalangan mayoritas ulama muslim). Berikut kutipannya:

  1. Angga Berkata
    7 Januari, 2008 pada 2:37 pm Assalamualaikum wr.wb
    Islam itu damai yang tidak pernah mengajarkan kekerasan, jadi kenapa mesti ada kekerasan terhadap Ahmadiyah yang juga adalah Islam. Perlu saya jelasakan sedikit di sini Ahmadiyah adalah islam jadi tidak benar kalo ada yang menyebutkan kalo ahmadiyah bukan islam karena nabi besar jemaat ahmadiyah adalah Nabi Muhamad saw. dan kitab suci jemaat ahmadiyah adalah Alquran. Ada pun Hazrat Mirza Ghulam Ahmad a.s. adalah nabi yang meneruskan ajaran Nabi Besar Muhamad saw. Apabila rekan-rekan ingin mencari informasi tentang jemaat ahmadiyah ( Qadiani ) kunjungi situs resmi Jemaat ahmadiyah baik yang di indonesia ( http://www.ahmadiyya.or.id ) atau yang international ( http://www.alislam.org ).

  2. daeng limpo Berkata
    7 Januari, 2008 pada 2:52 pm @Angga
    Bukannya didalam website disebutkan oleh Mirza Ghulam bahwa dia bukan nabi ?, lagi pula Nabi dan Rasul terakhir bagi umat Islam adalah Nabi Muhammad ?, lalu kok ada nabi muncul dari Pakistan?

  3. Angga Berkata
    9 Januari, 2008 pada 8:45 am Terima kasih tanggapannya, sedikit sy jelaskan mungkin anda melihat tentang Hazrat Mirza Ghulam Ahmad nya itu dari situs ahmadiyah Lahore ( ahmadiyah.org ) bukan dari situs ahmadiyah Qadiani ( http://www.ahmadiyya.or.id atau http://www.alislam.org ) kalo sebelumnya belum pernah dengar dengan kata ini ( Ahmadiyah Lahore dan Ahmadiyah Qadiani ) saya jelaskan, pada awalnya Ahmadiyah itu cuma satu tapi karena ada ambisi jadi pemimpin dari Muhamad Ali ( pemimpin Ahmadiyah Lahore ) dan tidak terpilh ahirnya mereka pergi ke Lahore berserta para pengikutnya dengan membawa aset-aset jemaat ahmadiyah, dan mereka pun ketika itu menyatakan bahwa Hazrat Mirza Ghulam Ahmad bukan nabi hanya sebagai Mujadid ( Pembaharu ) dan sampai sekarang golongan mereka tidak berkembang yang dikenal dengan nama Ahmadiyah Lahore.
    Dikalangan umum islam menyatakan bahwa setelah nabi Muhamad saw tidak ada lagi nabi, tapi kami ( Ahmadiyah Qadiani ) menyakini setelah nabi Muhammad saw ada lagi nabi tapi bukan nabi yang membawa syariat melainkan nabi Ummati atau nabi pengikut nabi Muhammad saw karena beliau ( Hazrat Mirza Ghulam Ahmad as ) ini menyampaikan ajaran-ajaran nabi Muhmmad saw dengan berpedoman kepada Alquran Karim dan hadits-hadits nabi muhammad saw. jadi tidak benar kalo ada yang menyebutkan kalo syahadat, kitab suci maupun nabi kami berbeda karena sesungguhnya baik shahadat, kitab suci maupun nabi besar kami adalah syahadat nabi Muhammad saw, kita suci Alquran dan nabi besarnya pun adalah Nabi Besar Muhammad saw.
    Adapun keterangan ” Khataman Nabiyyin “, kata Khatam tidak bisa selamanya di artikan ” terakhir atau penutup ” karena beberapa kali yang mulia Nabi Muhammad saw menggandengkan kata khatam ini dengan dengan kata jamak dan selalu artinya itu ” yang mulia ” atau ” yang paling apdol ” dan kami mengartikan sesuai pemahaman itu jadi kalo kata khatam di gandengkan dengan kata jamak dalam hal ini kata ” Nabiyyin ” itu jamak yang artinya nabi-nabi atau para nabi maka kata kata khatam di sini artinya ” yang paling mulia “, Rasulullah saw pernah bersabda kepada Aayida Ali : ” Hai Ali engkau ini adalah Khatamul Aulia ” nah kalo di artikan khatam di sini penutup atau terakhir maka tidak akan ada wali-wali setelah Syayidina Ali buktinya ada masih ada wali-wali seperti wali songo.
  4. daeng limpo Berkata
    9 Januari, 2008 pada 10:13 am @angga
    wah ini saya lebih nggak tahu lagi kalau ahmadiyah sudah pecah perahu juga ?. bagaimana mungkin seorang Mirza Ghulam Ahmad bisa mengaku jadi Nabi, sedangkan para Walisongo saja tidak besar kepala seperti demikian ?
    Mungkin dari kawan yang lain ada yang mau menanggapi pernyataan saudara Angga disini ?
  5. daeng limpo Berkata
    11 Januari, 2008 pada 3:50 pm @angga
    Membongkar kesesatan dan kedustaan Ahmadiyah

    Ahmadiyah adalah suatu aliran yang meyakini ada nabi setelah Nabi Muhammad saw, mereka meyakini Mirza Gulam Ahmad sebagai nabi mereka. Selain itu mereka mempunyai kitab suci yang dikenal dengan nama Tadzkirah sebagaimana umat Islam mempunyai Al-Qur`an. Semoga artikel ini dapat sebagai peringatan akan bahaya aliran sesat ini. Artikel ini dikutip dari Buletin LPPI.
    1.Aliran Ahmadiyah-Qadiyani itu berkeyakinan bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah Nabi dan Rasul, kemudian barangsiapa yang tidak mempercayainya adalah kafir murtad

    2.Ahmadiyah-Qadiyani memang mempunyai Nabi dan Rasul sendiri yaitu Mirza Ghulam Ahmad dari India

    3.Ahmadiyah-Qadiyan mempunyai kitab suci sendiri yaitu kitab suci Tadzkirah

    4.Kitab suci”Tadzkirah” tersebut adalah kumpulan wahyu yang diturunkan “tuhan” kepada Mirza Ghulam Ahmad yang kesuciannya sama dengan kitab suci Al-Qur’an, karena sama-sama wahyu dari Tuhan, tebalnya lebih tebal dari Al-Qur’an, dan kitab suci Ahmadiyah tersebut ada di kantor LPPI

    5.Kalangan Ahmadiyah mempunyai tempat suci tersendiri untuk melakukan ibadah haji yaitu Rabwah dan Qadiyan di India. Mereka mengatakan: “Alangkah celakanya orang yang telah melarang dirinya bersenang-senang dalam haji akbar ke Qadiyan. Haji ke Makkah tanpa haji ke Qadiyan adalah haji yang kering lagi kasar”. Dan selama hidupnya “nabi” Mirza tidak pernah haji ke Makkah

    6.Kalau dalam keyakinan umat Islam para nabi dan rasul yang wajib dipercayai hanya 25 orang, dalam ajaran Ahmadiyah Nabi dan Rasul yang wajib dipercayai harus 26 orang, dan Nabi dan Rasul yang ke-26 tersebut adalah “Nabi Mirza Ghulam Ahmad”

    7.Dalam ajaran Islam, kitab samawi yang dipercayai ada 4 buah yaitu: Zabur, Taurat, Injil dan Al-Qur’an. Tetapi bagi ajaran Ahmadiyah Qadiyan bahwa kitab suci yang wajib dipercayai harus 5 buah dan kitab suci yang ke-5 adalah kitab suci “Tadzkirah” yang diturunkan kepada “Nabi Mirza Ghulam Ahmad”

    8.Orang Ahmadiyah mempunyai perhitungan tanggal, bulan dan tahun sendiri. Nama bulan Ahmadiyah adalah: 1. Suluh 2. Tabligh 3. Aman 4. Syahadah 5. Hijrah 6. Ihsan 7. Wafa 8. Zuhur 9. Tabuk 10. Ikha’ 11. Nubuwah 12. Fatah. Sedang tahunnya adalah Hijri Syamsi yang biasa mereka singkat dengan H.S. Dan tahun Ahmadiyah saat ini adalah tahun 1373 H.S (1994 M atau 1414 H). Kewajiban menggunakan tanggal, bulan dan tahun Ahmadiyah tersendiri tersebut di atas perintah khalifah Ahmadiyah yang kedua yaitu Basyiruddin Mahmud Ahmad

    9.Berdasarkan firman “tuhan” yang diterima oleh “nabi” dan “rasul” Ahmadiyah yang terdapat dalam kitab suci “Tadzkirah” yang artinya: “Dialah tuhan yang mengutus rasulnya “Mirza Ghulam Ahmad” dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya atas segala agama-agama semuanya.(“kitab suci Tadzkirah” hal. 621)

    Berdasarkan keterangan yang ada dalam kitab suci Ahmadiyah di atas BAHWA AHMADIYAH BUKAN SUATU ALIRAN DALAM ISLAM, TETAPI MERUPAKAN SUATU AGAMA YANG HARUS DIMENANGKAN TERHADAP SEMUA AGAMA-AGAMA LAINNYA TERMASUK AGAMA ISLAM

    10.Ahmadiyah mempunyai nabi dan rasul sendiri, kitab suci sendiri, tanggal, bulan dan tahun sendiri, tempat untuk haji sendiri serta khalifah sendiri yang sekarang khalifah yang ke-4 yang bermarkas di Inggris bernama: Thahir Ahmad. Semua anggota Ahmafiyah di seluruh dunia wajib tunduk dan taat tanpa reserve pada perintah dia. Orang di luar Ahmadiyah adalah kafir dan wanita Ahmadiyah haram kawin dengan laki-laki di luar Ahmadiyah. Jika tidak mau menerima Ahmadiyah tentu mengalami kehancuran

    11.Berdasarkan “ayat” kitab suci Ahmadiyah “Tadzkirah” bahwa tugas dan fungsi Nabi Muhammad saw sebagai nabi dan rasul yang dijelaskan oleh kitab suci umat Islam Al-Qur’an, dibatalkan dan diganti oleh “nabi” orang Ahmadiyah Mirza Ghulam Ahmad

    11.1. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah:
    Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab suci’Tadzkirah” ini dekat dengan Qadiyan-India. Dan dengan kebenaran Kami menurunkannya dan dengan kebenaran dia turun.” (“kitab suci” Tadzkirah hal.637)
    11.2. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah:
    Artinya: ”Katakanlah-wahai Mirza Ghulam Ahmad-jika kamu benar-benar mencintai Allah, maka ikutilah aku”
    (“kitab suci” Tadzkirah hal. 630)
    11.3.Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah
    Artinya: “Dan Kami tidak mengutus engkau-wahai Mirza Ghulam Ahmad-kecuali untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam”. (kitab suci “Tadzkirah” hal. 634)
    11.4. Firman “tuhan” dalam kitab suci “Tadzkirah”:
    Artinya: “Katakan wahai Mirza Ghulam Ahmad-sesungguhnya aku ini manusia biasa seperi kamu, hanya diberi wahyu kepadaku”.(“kitab suci Tadzkirah hal. 633)
    11.5. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah:
    Artinya: “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu – wahai Mirza Ghulam Ahmad – kebaikan yang banyak” (“kitab suci” Tadzkirah hal.652)
    11.6. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah:
    Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menjadikan engkau – wahai Mirza Ghulam Ahmad – imam bagi seluruh manusia” (“kitab suci” Tadzkirah hal. 630)
    11.7. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” “Tadzkirah”:
    Artinya: “Oh, pemimpin sempurna, engkau – wahai Mirza Ghulam Ahmad – seorang dari rasul, yang menempuh jalan betul, diutus oleh Yang Maha Kuasa, Yang Rahim” (“kitab suci” Tadzkirah hal. 658-659)
    11.8. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah:
    Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya pada malam lailatul qadr” (kitab suci Tadzkirah hal. 519)
    11.9. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah:
    Artinya: “Dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar tetapi Allah-lah yang melempar. (Tuhan) Yang Maha Pemurah, yang telah mengajarkan Al-Qur’an” (“kitab suci” Tadzkirah hal.620)

    Dan masih banyak lagi ayat-ayat kitab suci Al-Qur’an yang dibajaknya. Ayat-ayat “kitab suci” Ahmadiyah Tadzkirah yang dikutip di atas, adalah penodaan dan bajakan-bajakan dari kitab suci Umat Islam Al-Qur’an.
    Dan Mirza Ghulam Ahmad mengaku pada umatnya -orang Ahmadiyah-bahwa ayat-ayat tersebut adalah wahyu yang dia terima dari “tuhannya” di I N D I A.

    12. PENODAAN AGAMA DAN HUKUMNYA

    12.1 Pada Kitab Undang-undang Hukum Pidana diadakan pasal baru yang berbunyi sbb: PASAL 56 a:
    Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun, barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan: a. yang pokoknya bersifat permusuhan. Penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama di Indonesia.

    12.2 Surat edaran Dirjen Bimas Islam dan Urusan Haji Nomor D/BA.01/3099/84 tanggal 20 September 1984, a.l.:
    2. Pengkajian terhadap aliran Ahmadiyah menghasilkan bahwa Ahmadiyah-Qadiyan dianggap menyimpang dari Islam karena mempercayai Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi, sehingga mereka percaya bahwa Nabi Muhammad saw bukan nabi terakhir.

    13.1. Malaysia telah melarang ajaran Ahmadiyah di seluruh Malaysia sejak tanggal 18 Juni 1975.

    13.2. Brunei Darussalam juga telah melarang ajaran Ahmadiyah di seluruh Brunei Darussalam.

    13.3. Rabithah `Alam Islami yang berkedudukan di Makkah telah mengeluarkan fatwa bahwa Ahmadiyah adalah KAFIR dan KELUAR DARI ISLAM.

    13.4. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah mengeluarkan keputusan bahwa Ahmadiyah adalah KAFIR dan TIDAK BOLEH pergi haji ke Makkah.

    13.5. Pemerintah Pakistan telah mengeluarkan keputusan bahwa Ahmadiyah adalah golongan MINORITAS NON MUSLIM.

    14. K E S I M P U L A N

    a.Ahmadiyah sebagai perkumpulan atau jemaat didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad di Qadiyan – I N D I A (sekarang Pakistan) tahun 1889, yang karena perbedaan pandangan tentang penerus kepemimpinan dalam Ahmadiyah dan ketokohan pendirinya berkembang dua aliran, yaitu Anjuman Ahmadiyah (Ahmadiyah Qadiyan) dan Anjuman Ishaat Islam Lahore (Ahmadiyah Lahore).Kedua aliran tersebut mengakui kepemimpinan dan mengikuti ajaran serta paham yang bersumber pada ajaran Mirza Ghulam Ahmad.

    b.Jemaat Ahmadiyah masuk dan berkembang di Indonesia sejak tahun 1920-an dengan menamakan diri Anjuman Ahmadiyah Qadiyan Departemen Indonesia dan kemudian dinamakan Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) yang dikenal dengan Ahmadiyah Qadiyan, dan Gerakan Ahmadiyah Lahore Indonesia (GIA) yang dikenal dengan Ahmadiyah Lahore.

    c.Mirza Ghulam Ahmad mengaku telah menerima wahyu, dan dengan wahyu itu dia diangkat sebagai nabi, rasul, al-Masih Mau`ud dan Imam Mahdi. Ajaran dan faham yang dikembangkan oleh pengikut Jemaat Ahmadiyah Indonesia khususnya terdapat penyimpangan dari ajaran Islam berdasarkan Al-Qur`an dan Al-Hadits yang menjadi keyakinan umat Islam umumnya, antara lain tentang kenabian dan kerasulan Mirza Ghulam Ahmad sesudah Rasulullah saw.(BALITBANG DEPAG RI, Jakarta, 1995 hal. 19, 20,21)

    P E N U T U P

    Sebagai penutup brosur ini, kami kutip sebuah ayat Al-Qur`an yang mengancam orang yang mengaku menerima wahyu serta menulis kitab dengan tangannya sendiri, kemudian dikatakannya dari Allah swt dengan dusta yang amat keji seperti yang dilakukan oleh nabi Mirza di atas.
    Allah swt berfirman:
    Maka kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang menulis Al-Kitab dengan tangan mereka sendiri lalu dikataknnya: Ini dari Allah, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaanlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka akibat dari apa yang mereka kerjakan. (Q.S. Al-Baqarah 79)

    Cat: Apabila PB Ahmadiyah berkeberatan dengan isi brosur ini, alangkah baiknya diselesaikan melalui debat terbuka yang disaksikan oleh umat.

    Sumber: Buletin LPPI. Masjid Al-Ihsan Lt.III Proyek Pasar Rumput Jakarta 12970 Telp/Fax. (021)8281606

    [Kontributor : Muslim, 02 Juni 2002 ]

  6. Angga ( Orang Ahmadiyah ) Berkata
    11 Januari, 2008 pada 4:37 pm

    anda ambil artikel itu dari bulettin LPPI kan sendangkan anda sendiri tau kalo LPPI itu bukan Ahmadiyah, dengan begitu anda salah mengambil keterangan tentang Ahmadiyah tapi bukan dari Ahmadiyah, saya tekankan di sini semuat tuduhan itu tidak benar. kalo anda pengen lebih tau tentang ahmadiyah Qadiani coba sekali-kali mampir ke situs resmi Jemaat Ahamdiyah ( http://www.ahmadiyya.or.id ) atau yang international ( http://www.alislam.org )
    Ahmadiyah adalah Islam dan bukan agama baru,
    Rasulullah saw bersabda :
    ” Barang siapa shalat seperti kami, dan menghadapkan wajah ke kiblat kami dan makan makanan yang kami sembelih, maka itu adalah seorang muslim ” ( HR Bukhari )
    Rasulullah saw bersabda :
    ” Barang siapa memanggil atau menyebut seseorang itu kafir atau musuh Allah padahal sebenarnya bukan demikian, maka ucapannya itu akan kembali kepada orang yang mengatakannya ( menuduh ) itu.” ( HR Bukhari )

  7. Angga ( Orang Ahmadiyah ) Berkata
    11 Januari, 2008 pada 5:41 pm Kalo mereka ( LPPI ) sudah melakukan pengkajian tetapi knapa kajian mereka justru jadi menyimpang dari yang sebenarnya, saya ambil salah satu contoh dari kutipan komentar di atas ” Ahmadiyah-Qadiyan mempunyai kitab suci sendiri yaitu kitab suci Tadzkirah ” nah saya sebagai orang ahmadiyah menolak itu karena kitab suci Ahmadiyah adalah Alquran.
    ” Dalam agama tidak ada paksaan ” saya di sini mengungkapan apa yang saya tau bukan bearti memaksa kepada pembaca semua untuk meyakini apa yang saya yakini, saya cuma menyampaikan kalo ahmadiya itu tidak seperti apa yang mereka tuduhkan, dan itu sama saja dengan menfitnah dan rekan2 semua juga tau kalo fitnah itu lebih kejam dari pada membunuh, sampai sekarang saya tidak habis pikir mengapa mereka sampai bisa mengatakan tentang ahmadiyah yang tidak benar, mengapa mereka tidak menanyakannya langsung kepada Ahmadiyah yang emang nyata2 meraka mempercayai serta menyakininya.
    kalo emang gak menyakini ato mempercayai ya udah tapi gak mesti menyampaikan tuduhan2 yang tidak benar, kami suka kalo di ajak dialog, karena dengan itu kita bisa saling menyampaikan pendapat ato argument kita.
  8. Angga ( Orang Ahmadiyah ) Berkata
    11 Januari, 2008 pada 5:52 pm Saya rasa untuk penjelasan atas keberatan yang sering diajukan kepada Jemaat Ahmadiyah semuanya sudah terdapat dalam situs Ahmadiyah http://www.alislam.org atau http://www.ahmadiyya.or.id
  9. pratiwi Berkata
    11 Januari, 2008 pada 6:03 pm Ahmadiyah itu islam. Sesungguhnya yang bisa mengatakan orang itu sesat atau tidaknya hanya Allah yang ber hak. Semua ajaran yang ada di Ahmadiyah semua mengikuti sunah Rosul yakni Nabi Besar Muhammad S.A.W.
  10. daeng limpo Berkata
    12 Januari, 2008 pada 4:53 am @orang Ahmadiyah
    semakin anda merasa diri anda benar, maka semakin besar penantangan terhadap anda, karena apa yang anda bawa menyinggung sebagian besar kaum muslimin di seluruh dunia.
    Malaysia telah melarang ajaran Ahmadiyah di seluruh Malaysia sejak tanggal 18 Juni 1975.
    Brunei Darussalam juga telah melarang ajaran Ahmadiyah di seluruh Brunei Darussalam.
    Rabithah `Alam Islami yang berkedudukan di Makkah telah mengeluarkan fatwa bahwa Ahmadiyah adalah KAFIR dan KELUAR DARI ISLAM.
    Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah mengeluarkan keputusan bahwa Ahmadiyah adalah KAFIR dan TIDAK BOLEH pergi haji ke Makkah.
    Pemerintah Pakistan telah mengeluarkan keputusan bahwa Ahmadiyah adalah golongan MINORITAS NON MUSLIM.
  11. Angga ( Orang Ahmadiyah ) Berkata
    12 Januari, 2008 pada 5:39 am @daeng impo
    Beliau ( Hz Mirza Ghulam Ahmad a.s ) adalah nabi dan rasul pengikut syari’at nabi Muhammad saw, Beliau adalah Imam Mahid dan Al Masih yang di janjikan
  12. Macho Berkata
    25 Januari, 2008 pada 1:24 pm hehe… ini yang di tentang sama ane (umat muslim non ahmadiyah)

    Quotes from angga
    “Beliau ( Hz Mirza Ghulam Ahmad a.s ) adalah nabi dan rasul pengikut syari’at nabi Muhammad saw, Beliau adalah Imam Mahid dan Al Masih yang di janjikan”

    Belajar lagi mas angga…
    udah akhir jaman belom nih sekarang ? *
    udah perang terbuka belom sama orang kafir ? *

    * = prasyarat sebelum lahirnya Iman Mahdi yg merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW dari garis Syaidina Ali bin Abi-Thalib.

    Iman Mahdi nggak ngaku2x tapi ada karena keadaan kacau di akhir jaman.
    Kalau cuman ngaku2x semua orang juga bisa…. (itu termasuk saya)

    Nabi setelah nabi… mau berapa orang lagi… klo misalanya ada nabi lagi dari anaknya Mirza Ghulam Ahmad (nggak pakai a.s) gimana dong? nggak masuk logika ah.

    Saya mohon ampun kepadaMu ya Allah (Istigfar) …..

Tambahan sedikit, di situs yang disebut-sebut dalam thread komentar diatas (http://www.ahmadiyya.or.id/) ada banyak artikel yang mendadak nggak bisa dibuka, terutama masalah ke’nabi’an MGA, entah kena blok gara-gara UU ITE kah? Ato karena jarang diupdate? Ato jangan-jangan ini strategi umat Ahmadiyah untuk menutupi kepercayaannya selama kasus ini sedang disorot media?

Nge-search aja dibayar lho…

Ada-ada aja cara Para biro iklan internet untuk mengiklankan produk dari kliennya. Salah satu cara yang digunakan diantaranya adalah dengan jasa email. Para member yang jadi target iklan mendapat bayaran/komisi dari proses menerima dan membaca email dari si pengiklan tadi. Ini adalah beberapa contohnya. Kalo ada yang mau gabung silakan tinggal klik di link-link berikut:

Oh iya, jangan curang ya. Karena ada sistem referall, jadi ada komisi tambahan bagi yang nyeponsorin anda. Begitu juga saya, dan tentu saja anda jika anda daftar layanan dibawah. Saya yakin anda tidak ingin jika setelah mendaftar ternyata tidak ada merefer anda dengan cara curangkan? Begitu juga saya.
Jadi kliklah Link dibawah apa adanya, biar kita bisa sama2 enak. Selamat mencoba!

Baca email dibayar? Ini linknya…

Emailorama

nickelsbyemail.com

Ngesearch aja dibayar…

Kalo ini, program yang ngebayar kita kalau kita searching diinternet dengan search engine mereka.

FAQ Umum (Inspiring Blog Competition 2007)

Frequently Asked Question

updated: 6 Juli 2007

Waduh sodara-sodara, melihat respon rekan-rekan yang ternyata pada bingung mengenai peraturan dari Inspiring Blog Competition 2007 akhirnya kami segera merespon dengan membuat lembar FAQ-nya. Semoga cukup mempermudah.

Ada pembatasan tema gak untuk satu blog?

Nggak, yang penting inspiratif. Sesuai format (lihat bagian “Isi artikel yang diajukan merupakan pengalaman pribadi penulis, perenungan, atau pandangan penulis…” di artikel mengenai pendaftaran).

Ada link yang gak kebaca, gimana tuh?

Sudah diperbaiki, mohon laporannya jika ditemukan ada link yang tidak dapat diakses.

judul yang dikirim via email itu paling kurang berjumlah 15 dan lengkap permalinknya ya?

Jumlah artikel sudah kami kurangi, min 10 artikel dengan total 5000 kata. Yang dimaksud permalink adalah format peng-alamat-an artikel yang khas, bukan alamat blognya saja, dan berupa link (bukan copy-paste artikelnya keseluruhan).

blog saya kan berbau2 politik dan sejenisnya, mana bisa kawan..?

Kenapa nggak? Kalau isinya inspiratif, dengan pembahasan obyektif, kenapa nggak. Justru itu nilai lebih dari Blogging dibandingkan dengan Media Massa.

Blogku komentarnya baru dikit. Gimana dunk?

Ada yang butuh diluruskan deh kayaknya, sudah kami perbaiki redaksionalnya. Tahap polling yang melibatkan komentar pembaca baru efektif berjalan 20 September – 5 Oktober 2007 dan komentar yang dihitung adalah komentar antara tanggal tersebut.

Mau ikutan tapi bingung sama aturannya?

Peraturan akan terus kami revisi dan kami sempurnakan agar dapat memudahkan bagi mereka yang memang berminat tetapi tetap menutup peluang kecurangan.

Pengen ikut sih, tapi masih amatir. gimana dunk?

Wah justru ini kesempatan emas. Gak ada biaya pendaftaran, gak ada syarat yang susah-susah amat & gak ada kualifikasi yang berat. Pokoknya berbahasa indonesia (dengan gaya bahasa apapun, asal sopan) plus memberi inspirasi banyak orang, sudah… titik. Kalaupun nggak menang, blog kamu punya kesempatan untuk didatangi dan diberi komentar oleh banyak orang, lumayankan untuk ningkatin traffic-nya.

Aduh gak pede nih, banyak blog yang bagus-bagus?

Kalo gak nyoba sekarang, kapan kita bisa jadi penulis sehebat Helvy Tiana Rosa, Andrea Hirata, bahkan mungkin J. K. Rowling atau Enid Blyton. Gak ada yang liat (kecuali panitia, hacker dan Tuhan) kamu daftar. Ada satu kata mutiara yang ‘ngena’ banget ke saya “Memulai adalah setengah dari jarak menuju suatu tujuan”, karena hal paling sulit dalam hidup ini adalah memulai.

Wah saya belum lama ngeblog, gak pede nih?

Justru Kompetisi ini dibuat untuk merangsang minat blogger untuk menulis. Buat yang baru mulai menulis diharapkan semakin giat menulis. Masih ada sebulan lebih untuk menambah jumlah postingan. Misalnya seminggu 4 artikel maka 4 minggu target minimal jumlah artikel sudah sangat terlampaui… tul gak?

Gak nyampe 10.000 kata dari 15 artikel, gimana nih?
Waduh, ternyata menyulitkan banget ya persyaratan kita. Oke deh, kita turunin jumlah minimal artikel jadi 10 dengan total jumlah kata min. 5.000. Semoga terpacu untuk ikut & semakin rajin Nulis.

FAQ BERKAITAN BAHASA

Ada hal yang membingungkan? Butuh respon segera? kirimkan email ke: delcardino@yahoo.com.
Tentang IBC2007 | Hadiah | Pendaftaran | Mekanisme
FAQ | FAQ Bahasa | Update News

Guyon Sejenak – Usia Perkawinan 6 minggu, 6 bulan dan 6 tahun

Guyon Sejenak – Usia Perkawinan 6 minggu, 6 bulan dan 6 tahun

Sebelum Bobo:
6  minggu: selamat bobo sayang, mimpi indah ya, mmmuach.
6 bulan: tolong matiin lampunya, silau nih.
6 tahun : Kesana-an doong… kamu tidur dempet2an kayak mikrolet gini sih?!

Pakai Toilet:
6 minggu: ngga apa-apa, kamu duluan deh, aku ngga buru2 koq.
6 bulan: masih lama ngga nih?
6 tahun: brug! brug! brug! (suara pintu digedor), kalo mau tapa di gunung kawi sono!

Ngajarin Nyetir:
6 minggu: hati-hati say, injek kopling dulu baru masukin perseneling ya
6 bulan: pelan-pelan dong lepas koplingnya.
6 tahun: pantesan sering ke bengkel, masukin persenelingnya aja kayak gini!

Balesin SMS:
6 minggu: iya sayang, bentar lagi nyampe rumah koq, aku beli martabak kesukaanmu dulu ya
6 bulan: mct bgt di jln nih
6 tahun: ok.

Dating process:
6 minggu: I love U, I love U, I love U.
6 bulan: Of course I love U.
6 tahun : Ya iyalah!! kalau aku tidak cinta kamu, ngapain nikah sama kamu??

Back from Work:
6 minggu:  Honey, aku pulang…
6 bulan : I’m BACK!!
6 tahun: Si mbok masak apa hari ini??

Hadiah (ulang tahun):
6 minggu : Sayangku, kuharap kau menyukai cincin yang kubeli
6 bulan : Aku membeli lukisan, nampaknya cocok dengan suasana ruang tengah
6 tahun : Nih duitnya, loe beli sendiri deh yang loe mau

Telepon:
6 minggu: Baby, ada yang pengen bicara ama kamu di telpon
6 bulan : Eh…ini buat kamu nih…
6 tahun : WOOIII TELPON BUNYI TUUUHHH….ANGKAT DUOOONG!!!

Masakan:
6 minggu: Wah, tak kusangka rasa makanan ini begitu lezaattt…! !!
6 bulan: Kita makan apa malam ini??
6 tahun: HAH? MAKANAN INI LAGI?

Memaafkan:
6 minggu: Udah gak apa-apa sayang, nanti kita beli lagi ya
6 bulan: Hati-hati! Nanti jatuh tuh.
6 tahun: KAMU GAK NGERTI2 YA DAH BERIBU2 KALI AKU BILANGIN

Baju baru:
6 minggu: Duhai kasihku, kamu seperti bidadari dengan pakaian itu
6 bulan: Lho, kamu beli baju baru lagi?
6 tahun: BELI  BAJU ITU HABIS BERAPA??

Rencana liburan:
6 minggu: Gimana kalau kita jalan-jalan ke Amerika atau ke tempat yg kamu mau honey?
6 bulan: Ke Surabaya naik bis aja ya gak usah pakai pesawat…
6 tahun: JALAN-JALAN? DIRUMAH AJA KENAPA SEH? NGABISIN UANG AJA!

TV:
6 minggu: Baby, apa yg pengen kita tonton malam ini ?
6 bulan : Sebentar ya, filmnya bagus banget nih.
6 tahun: JANGAN DIGANTI-GANTI DONG CHANNELNYA AH! GAK BISA LIAT ORANG SENENG DIKIT APA ?!

———————————

GAK ASAL NGAMBIL!!, TULISAN INI BOLEH NGUTIP DARI http://indocir.com/id/ 

Selamat tinggal FS Blog

Akhirnya gw putusin untuk gak make FS blog lagi buat Blog utama gw.
Gw udah dapet soulmate yang pas yang bisa jadi "sarang curhat", aktualisasi ide, sekaligus laboratorium web programming gw. Semua itu jelas gak ada di friendster. Maka dari itu mulai sekarang postingan gw akan semuanya ada di: http://ardee-rao.blogspot.com.

Masak itu gak pake Rumus

Masak itu gak pake Rumus

[Markaz, 29 Mei 2007; “Akhirnya ujiannya lancar”]

 

Lanjutannya masak-memasak….

Ngomong-ngomong soal resep, seperti saya sebutkan
sebelumnya tergantung dari si pembuatnya. Karena selera tiap orang
berbeda-beda, termasuk juga si juru masak. Sedikit banyak selera si pemasak
ikut menentukan mau kemana citarasa dari masakannya. Tetapi kalo konteksnya
profesional, maka juru masak yang baik adalah yang bisa memenuhi hasrat
penikmat masakannya. Ia harus pandai mengira-ngira kesukaan dari konsumennya
tersebut. Dan untuk skala besar, ia harus bisa membuat masakannya untuk tetap
punya cita rasa khas tetapi bisa diterima semua lidah.

Aku sendiri sebenarnya sudah beberapa kali punya
kreasi yang cukup berhasil. Walau begitu, karena status ku koki amatiran maka
kemungkinan aku gak bisa lagi mengulang racikanku dengan rasa yang sama persis.
Biasanya aku coba untuk mencatat formulasinya, sayangnya sekarang kebanyakan
telah hilang entah kemana. Sebenarnya gak terlalu masalah, karena bagai manapun
dalam memasak yang bekerja adalah feeling. Aku masih bisa mengingat-ingat bahan
apa saja yang aku pakai. Tinggal masalah mengira-ngira seberapa banyak dan
bagaimana bahan itu dimasukkan.

Aku akan cerita sedikit tentang masakan ku. Salah
satu eksperimen yang ku pikir tidak terlalu sulit tapi rasanya lumayan adalah
mie goreng bumbu gulai. Karena menggunakan bumbu gulai bubuk sehingga tidak
perlu meracik rempah-rempah yang terlalu sulit. Tetapi jangan dikira begitu
simpel. Mie goreng ini bukan menggunakan mie instan, tetapi mie telur yang
diseduh. Otomatis tidak ada bumbu instan yang tinggal masuk. Bumbu lain yang
kugunakan adalah bawang putih, dan kaldu ayam instan. Cara memasaknya
benar-benar digoreng, setelah bumbu ditumis, mienya dimasukkan, tambah garam
dan kecap.

Waktu itu aku akan berangkat kuliah lapangan,
masaknya jam 3 pagi. Karena sebenarnya untuk makan siang dan sarapan, aku coba
makan sebagiannya. Tapi karena enaknya aku nambah lagi, lagi, dan lagi.
Akhirnya tanggung, kuhabiskan saja dan jadinya aku malah gak jadi bawa bekal.

Kalau percobaan yang cukup rumit mungkin macaroni
schotel. Yang karena gak ada oven, aku memasaknya menggunakan rice cooker (agak
sedikit ditim/steam). Beberapa bahan yang digunakan diresep pun aku
ganti/subtitusi. Dan siapa sangka “kelinci percobaan” ku ternyata kepala gamais
(Aji) yang kebetulan datang ke Markaz. Untungnya rasanya enak walaupun
bentuknya kurang padat sehingga amburadul.

Kalo masakan paling berkesan mungkin saat di
asrama turki, tempatnya si kamil. Saat itu masih ada daging berkilo-kilo sisa
kurban, karena di sekolah Pribadi jumlah kurban berpuluh-puluh sapi. Hari itu
rencananya adalah bakar-bakar sate dengan beberapa undangan, semuanya ITB.
Karena dagingnya kelewat banyak dan penuh urat dan lemak maka akhirnya tidak
semuanya disate. Kamil minta bantuan ku untuk masak buat anak-anak. Akhirnya
kuputuskan membuat gulai. Karena dagingnya alot bukan main, prediksiku untuk
bisa dipotong kecil-kecil daging itu harus di rebus. Sekalian mengambil
kaldunya untuk gulai. Ternyata benar, setelah direbus daging jadi sangat mudah
dipotong.

Untuk bumbu, biar gak repot kusuruh kamil membeli
santan kotak dan bumbu gulai instan. Bumbu lainnya kumasukkan bawang merah,
bawang bombay, tomat. Aku sedikit modifikasi resep gulainya dengan memasak
daging terpisah dengan kuah. Daging kubumbui manis dengan kecap, dimasak dengan
1/3 kaldu bersama bawang, merica dan tomat hingga kuahnya habis.

Menurut teori nenekku, dengan begitu bumbu manis tersebut (sebenarnya bumbu semur) akan
meresap kedaging dengan sempurna. Sedangkan kuah yang kubuat menjadi kuah gulai
akan memiliki rasa pedas-spicy. Perpaduan rasa ini yang aku kejar sebenarnya.
Manis didaging dikombinasi rasa pedas rempah di kuah yang agak kental
menghasilkan rasa yang agak berbeda dengan gulai umumnya. Hasilnya? Gulai itu
ludes, dan justru agak sedikit kekurangan karena tamunya cukup banyak.
Syukurlah, percobaan yang berhasil.

Itulah sedikit tentang petualangan memasakku….
percobaan terakhirku, aku membuat biskuit goreng. Adonannya tadinya kupikir
akan jadi adonan mie telur, tapi justru dengan digoreng jadi mirip biskuit
crackers. Sayangnya hasil gorengannya sangat terpengaruh panasnya minyak.
Jadinya hasilnya sering agak gosong. Tetapi anak-anak juga suka dan ikut makan
kok…. so, cukup berhasil ternyata.

 

[Five for Fighting: “100 years”, ON]

Wassalam….

Sunset’s Admirer